...aku menari bersama senja diiringi nyanyian hujan yang membekukan... ..

☂☂☂

Juli 20, 2014

Hujan Ayahanda.

Tuhan, tolonglah...
Sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku trus berjanji
Takkan khianati pintanya

Ayah dengarlah
Betapa sesungguhnya ku mencintaimu
Kan ku buktikan
Ku mampu penuhi maumu


Kepada hujan yang turun pada malam hari ini, jadilah saksi atas isak yang tak henti ini. Tentang betapa aku mencintai ayahanda segenap raga. Beliau lah satu-satunya alasan aku tetap tegar berdiri dan ada disini. Beliau yang mengajari aku teramat banyak hal berharga. Beliau yang membiasakan aku menggali makna.

Malam ini, tepat pada detik ini, beliau masih berada di bawahmu, wahai hujan. Entah apa lagi yang sedang ia perbaiki. Seolah tak pernah habis tenaganya. Maka padamulah aku memohon, jangan sirami beliau dengan air hujanmu yang membuatnya sakit. Siramilah dengan air hujanmu yang seolah menyuburkan semangatnya. Aku mohon.

Kepada semesta yang selalu ku cinta, jaga beliau dengan penuh cinta.


Salam sayang dari anak yang selalu isak kala mengingat jerihmu.

Juni 06, 2014

Hidup.

Hidup tak selalu semudah yang kita pikirkan.
Juga tak selalu sesulit yang kita keluhkan.

Mei 31, 2014

Salahkah?

Ada yang pernah tahu definisi "tulus" yang sebenarnya?
Saya rasa, tidak.
Tidak satupun pernah mengerti makna "tulus" yang sesungguhnya, sampai ia merasakannya sendiri: sebuah ketulusan rasa yang tak pernah mampu terdefinisikan secara sempurna.
Kemudian, mengapa ada manusia-manusia yang merasa bangga membahas hal tersebut? Bukankah dia tak pernah tahu bagaimana sebuah ketulusan menjalari nadi individu lain? Pun dirinya sendiri. Ya, ketulusan diri sendiri. Ada yang pernah mengerti? Saya pikir hanya sedikit. Kenapa? Karena tulus adalah hal yang paling sulit untuk didefinisikan di dunia ini. Sekali lagi saya ulang, sulit.
Maka, salahkah jika saya sedikit benci pada bahasan kata "tulus", apalagi jika sampai muncul judgement atas kata tersebut. Salahkah?

Mei 09, 2014

Manusia Bodoh

Ada lagu yang berjudul: "Manusia Bodoh".
Ada pula kisah yang bertajuk manusia bodoh.
Ada saja jika diadakan.

Banyak kecewa yang kemudian hilang, karena sayang.
Banyak marah yang kemudian padam, bukan karena muram.

Manusia

Bukankah pada dasarnya manusia dilahirkan sendiri: sebagai individu?
Apakah akan selamanya seperti itu, ketika berbagai harapan tumbuh tak beraturan namun tak mampu dicapai semuanya?

April 01, 2014

Tentang Hati

Bersandar ku pada hening suasana yang selalu kujumpai. Tembok kokoh menjadi saksi bagaimana manusia seorang diri mampu menghadapi kerasnya hati yang selalu merasa dilukai. Semuanya tidak berasal dari mana-mana, tapi dari dalam diri. Ya. Akuilah bahwa memahami hati tidak selamanya mudah, juga tak selamanya sulit. Entahlah apa namanya.

Skywalk. 01 April 2014.
4:38 pm

Sebuah Cerita

Tentang ketidaksanggupan sebuah pagi.
Tentang kepedihan yang mengiris tipis-tipis.
Tentang ingatan akan masa yang.... ah, sudahlah. 

Maret 21, 2014