...aku menari bersama senja diiringi nyanyian hujan yang membekukan... ..

☂☂☂

Tampilkan postingan dengan label jati diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jati diri. Tampilkan semua postingan

Desember 03, 2014

Saya, Idealis Penyelaras

Tipe Idealis Penyelaras dikenali dari kepribadiannya yang kompleks dan memiliki begitu banyak pemikiran dan perasaan. Mereka orang-orang yang pada dasarnya bersifat hangat dan penuh pengertian. Tipe Idealis Penyelaras berharap banyak pada diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang sifat-sifat manusia dan seringnya menilai karakter dengan sangat baik. Namun mereka lebih sering menyimpan perasaan dan hanya mencurahkan pemikiran serta perasaan mereka kepada sedikit orang yang mereka percaya. Mereka sangat terluka jika ditolak atau dikritik. Tipe Idealis Penyelaras menganggap konflik sebagai situasi yang tidak menyenangkan dan menyukai hubungan harmonis. Namun demikian, jika pencapaian sebuah target tertentu sangat penting bagi mereka, mereka dapat dengan berani mengerahkan seluruh tekad mereka hingga cenderung keras kepala.

Tipe Idealis Penyelaras memiliki fantasi yang hidup, intuisi yang nyaris seperti mampu membaca masa depan, dan seringkali sangat kreatif. Begitu berkutat dengan sebuah proyek, mereka melakukan dengan segala daya upaya untuk mencapai tujuan-tujuan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka sering membuktikan diri sebagai pemecah masalah ulung. 
Mereka suka mendalami hingga ke akar permasalahan dan memiliki sifat ingin tahu alamiah serta haus akan pengetahuan. Pada saat bersamaan, mereka berorientasi praktis, terorganisir dengan baik, dan siap menangani situasi-situasi rumit dengan cara terstruktur dan pertimbangan matang. Ketika mereka berkonsentrasi pada sesuatu, mereka melakukannya dengan seratus persen--mereka sering begitu terbenam dalam sebuah pekerjaan sehingga melupakan hal lain di sekitar mereka. Itulah rahasia kesuksesan profesional mereka yang seringkali gilang-gemilang.

Sebagai pasangan, tipe Idealis Penyelaras setia dan dapat diandalkan; hubungan permanen sangat penting bagi mereka. Mereka jarang jatuh cinta hingga mabuk kepayang dan juga tidak menyukai hubungan-hubungan asmara singkat. Kadang-kadang mereka sulit menunjukkan rasa sayang mereka dengan jelas sekalipun perasaan mereka dalam dan tulus

Dalam hal lingkaran pertemanan, semboyan mereka adalah: sedikit berarti lebih banyak! Sejauh menyangkut kenalan baru, mereka hanya dapat didekati hingga jarak tertentu; mereka lebih suka mencurahkan tenaga ke dalam pertemanan akrab yang jumlahnya sedikit. Tuntutan mereka kepada teman dan pasangan mereka sangat tinggi. Karena mereka tidak menyukai konflik, mereka akan diam sejenak sebelum menyuarakan masalah-masalah yang tidak memuaskan dan ketika melakukannya, mereka berusaha sangat keras untuk tidak menyakiti siapapun karenanya.

Sumber

Mei 09, 2013

Bicara Lewat Kata

Bukan aku malu mengucap kata. Hanya saja waktu yang belum mempersilakanku. Sekalipun detik semakin membuatku tersudut, keberanian waktu belum mencapai sempurna.

Kak, kau bilang, "ngomong, dong!" Kau menyuruhku bicara tanpa sekat pelafalan. Namun, berbanding semu dengan ekspresi. Aku hanya mendongakkan senyum samar. Bibirku mengucap "iya", tapi tidak dengan hatiku. Bukan sekadar malas ataupun belum ingin. Lebih dari sekadar itu. Aku bercinta dengan kata. "Aku, kan, bicara lewat tulisan," begitu jawabku selanjutnya. Kemudian senyum lagi.

Karena ketika waktu mempersilakan dengan anggunnya, aku akan mulai bicara lewat suara tanpa diperintah. Bukan lagi kata--yang sampai saat ini--selalu meneduhkan hatiku. Sekalipun goresan kata takkan pernah kutinggalkan.

Sejatinya, bicara lewat tulisan takkan pernah mati. Akan terus hidup bahkan sampai aku tidak pernah menulis lagi. Sebab menulis itu juga bicara, membicarakan apa yang didengar melalui tulisan. Juga membicarakanmu, yang mengingatkanku untuk bicara.



Desember 18, 2012

Lihat Dirimu.. Bangsamu..


Bukan mencaci, bukan memaki. Kami hanya masih memahami. Bukankah kalian yang berkata "komentar saja tiada guna." Kemudian tidakkah kalian berkaca apa yang sedari tadi kalian suguhkan? Bukankah itu juga bentuk komentar terhadap bangsa ini yang kalian kemas secara halus? Lalu, hal apa yang kalian lakukan dibalik itu?

Cukup!
Kali, generasi yang masih terduduk di kursi ruangan luar biasa ini masih memahami. Menelaah apa yang terjadi. Pikiran kami sudah muak dituntut untuk melakukan pembangunan negeri. Kalian seakan menyalahkan perkembangan. Kalian menyuguhkan itu semua pada dua sisi yang begitu kontras. Kalian menyudutkan yang satu dan membanggakan yang lain. Sebenarnya salah. Tidak harus seperti itu!
Kalian boleh saja menerima semuanya. boleh! itu hak kalian.

Kemudian, apa pernah sekali saja berpikir apa yang hendak kalian lakukan? Oke, mungkin cukup rumit. Yang simple saja, apa pernah kalian berpikir untuk apa kalian ada disini? Di universitas ternama negeri ini. Tujuan akhir kalian pasti sebagian besar tidak bersinggungan dengan apa yang kita permasalahkan saat ini. Kelak pasti ada pemikiran untuk mengacuhkannya.

Lalu, apa guna saat ini? Padahal itu kalian. Kalian!!

-n’s-

13:15 WIB
Selasa, 18 Desember 2012