Bukan
mencaci, bukan memaki. Kami hanya masih memahami. Bukankah kalian yang
berkata "komentar saja tiada guna." Kemudian tidakkah kalian berkaca
apa yang sedari tadi kalian suguhkan? Bukankah itu juga bentuk komentar
terhadap bangsa ini yang kalian kemas secara halus? Lalu, hal apa yang kalian
lakukan dibalik itu?
Cukup!
Kali, generasi yang masih terduduk di kursi ruangan luar biasa ini masih memahami. Menelaah apa yang terjadi. Pikiran kami sudah muak dituntut untuk melakukan pembangunan negeri. Kalian seakan menyalahkan perkembangan. Kalian menyuguhkan itu semua pada dua sisi yang begitu kontras. Kalian menyudutkan yang satu dan membanggakan yang lain. Sebenarnya salah. Tidak harus seperti itu!
Kali, generasi yang masih terduduk di kursi ruangan luar biasa ini masih memahami. Menelaah apa yang terjadi. Pikiran kami sudah muak dituntut untuk melakukan pembangunan negeri. Kalian seakan menyalahkan perkembangan. Kalian menyuguhkan itu semua pada dua sisi yang begitu kontras. Kalian menyudutkan yang satu dan membanggakan yang lain. Sebenarnya salah. Tidak harus seperti itu!
Kalian
boleh saja menerima semuanya. boleh! itu hak kalian.
Kemudian,
apa pernah sekali saja berpikir apa yang hendak kalian lakukan? Oke, mungkin
cukup rumit. Yang simple saja,
apa pernah kalian berpikir untuk apa kalian ada disini? Di universitas ternama
negeri ini. Tujuan akhir kalian pasti sebagian besar tidak bersinggungan dengan
apa yang kita permasalahkan saat ini. Kelak pasti ada pemikiran untuk
mengacuhkannya.
Lalu,
apa guna saat ini? Padahal itu kalian. Kalian!!
-n’s-
13:15
WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar